Home / Berita

Selasa, 16 Maret 2021 - 18:13 WIB

TOEFL ITP: Bentuk Soal dan Pelaksanaan

image: canva.com

image: canva.com

Toefl ITP (Institutional Testing Program) adalah sebuah layanan tes kemampuan berbahasa Inggris dari ETS (Educational Testing Service) pada level institusi atau lembaga seperti perguruan tinggi, lembaga bahasa dan institusi lainnya. Karena ada di level institusi, hasil tes ini pun hanya bisa dipakai untuk wilayah lokal dimana institusi itu berada.

TOEFL ITP digunakan untuk banyak tujuan. Seseorang yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang pascasarjana dalam negeri, biasanya memerlukan sertifikat TOEFL ITP dengan minimal skor tertentu sebagai persyaratan pendaftaran. Kemudian, saat mahasiswa hendak mengajukan beasiswa pun, biasanya mereka perlu mempersiapkan sertifikat TOEFL sebagai persyaratan. Secara umum, TOEFL ITP berkaitan dengan perihal akademik dalam negeri.

Teknis Pelaksanaan TOEFL ITP

Pelaksanaan tes TOEFL memiliki aturan baku dari ETS. Hal pertama yang akan dilakukan petugas adalah pengecekan kesesuaian kartu identitas peserta. Setelah itu, mereka akan meminta peserta menaruh semua barang bawaan di loker. Peserta hanya bisa membawa pensil, penghapus dan kartu identitas ke dalam ruangan.

Setelah semua peserta duduk di kursi sesuai nomor tes masing-masing, petugas membagikan lembar jawab (LJ) dan arahan untuk pengisian identitas serta informasi umum pada LJ. Laulu, petugas membagikan tiga buku soal. Peserta dilarang mengotori dan membuka buku tersebut tanpa aba-aba dari petugas.

Peserta harus tenang dalam mengerjakan soal dan tidak boleh keluar dari tempat duduk kecuali dengan izin petugas. Segala aturan lain akan disampaikan oleh petugas termasuk konsekuensi pelanggaran aturan. Semua perintah dan pengumuman disampaikan dalam bahasa Inggris.

Bentuk Soal TOEFL ITP

Soal TOEFL ITP memiliki tiga sesi soal yaitu listening (mendengarkan), structure and written expression (struktur dan ekspresi tulisan), dan reading (membaca). Dalam teksnis pelaksanaannya, petugas ujian akan memberikan arahan dan aba-aba setiap kali sesi dimulai dan berakhir. Oleh karena itu, peserta tidak bisa seenaknya mengerjakan soal. Mereka harus mengerjakan soal sesuai urutan sesi setelah petugas memberikan aba-aba. Jika waktu sesi pertama habis, barulah peserta bisa masuk ke sesi selanjutnya.

Listening comprehension

Sesi listening adalah sesi pertama yang mengukur kemampuan peserta dalam mendengarkan percakapan bahasa Inggris yang biasa dituturkan di lingkungan kampus atau perguruan tinggi. Total soal berjumlah 50 butir dan memiliki durasi waktu 35 menit. Percakapan dan pertanyaan hanya diputar satu kali saja dan ada jeda sekitar delapan detik dari satu soal ke soal selanjutnya.

Baca juga:  Jasa Penerjemah Bahasa Inggris di Garut

Terdapat tiga bagian dalam listening comprehension. Bagian pertama terdiri atas short conversation percakapan singkat yang biasanya terdiri dari 3-5 baris percakapan. Setiap percakapan akan diikuti oleh satu pertanyaan. Butir soal pada umumnya menanyakan makna/maksud, implikasi, topik, masalah, asumsi, prediksi, idiom, dan saran yang terkandung dalam percakapan. Tips dalam mengerjakan soal ini adalah 1) berkonsentrasi pada orang kedua, 2) membaca pilihan jawaban dengan cepat, 3) menghindari pilihan jawaban yang bersuara mirip dalam percakapan, 4) jika waktu habis, tebak jawaban dan langsung fokus untuk soal selanjutnya.

Bagian kedua menyajikan long conversation atau percakapan panjang lebih dari 5 baris percakapan. Topik percakapan berbubungan dengan topik sehari-hari dan dunia akademis. Setiap percakapan akan diikuti oleh sekitar tiga pertanyaan. Butir soal keseluruhan lebih sedikit dibandingkan percakapan pendek dan biasanya menanyakan 5W 1H, what, where, why, when, who, how. Dengan demikian, peserta sebaiknya fokus untuk mengingat informasi yang bisa menjawab 5W1H pada percakapan.

Bagian ketiga menyajikan talks and lecture. Peserta akan mendengarkan suatu pemaparan yang biasanya berkaitan dengan suatu bidang ilmu. Pemaparan bisa saja dalam konteks diskusi kelas, siaran radio, tur, atau perkuliahan. Sama seperti long conversation, pertanyaan seputar 5W1H sehingga peserta harus fokus pada detail yang mengarah pada kata tanya tersebut.

Structure and written expression

Bagian kedua TOEFL ITP adalah structure and written expression yang memiliki jumlah soal sebanyak 40 butir dengan durasi pengerjaan 25 menit. Secara teknis, peserta hanya memiliki 37,5 detik untuk mengerjakan satu soal. Dengan demikian, diperlukan kecepatan dan kecermatan dalam pengerjaan.

Bagian ini menguji kemampuan dan pengetahuan peserta mengenai struktur kalimat dan tata bahasa Inggris dalam bentuk tulisan. Struktur berhubungan dengan keteraturan atau kelengkapan unsur-unsur kalimat. Peserta harus mewaspadai kelengkapan subjek, kata kerja dan kata penghubung dalam kalimat dengan benar. Sementara itu, tata bahasa adalah elemen yang lebih detail dibandingkan struktur yang berkaitan dengan tenses, padanan kata, kata depan, bentuk kata, perubahan kata dan lain-lain.

Structure and written expression terbagi menjadi dua tipe soal. Bagian pertama berisi 15 soal struktur yang menyajikan tipe soal melengkapi. Sisanya adalah soal grammar dengan tipe soal menggaris bawahi empat kata/frase. Selanjutnya peserta harus memilih satu kata/frase yang tidak tepat secara grammar dari empat kata/frase yang digarisbawahi. Tanpa pengetahuan grammar yang baik, akan sulit menemukan bagian yang tidak tepat pada soal. Oleh karena itu, tips utamanya adalah belajar memahami grammar.

Reading comprehension

Bagian ketiga TOEFL ITP adalah reading comprehension yang berisi 50 butir soal dengan durasi pengerjaan 55 menit. Jadi, peserta memiliki waktu sekitar 66 detik untuk mengerjakan satu soalnya. Teks bacaan bersifat non-fiktif dan biasanya berjenis deskriptif, argumentatif, eksplanasi, atau persuasif. Setiap teks biasanya diikuti sekitar tujuh pertanyaan atau lebih.

Baca juga:  Apa Saja Persyaratan Pendaftaran CPNS?

Jenis pertanyaan meliputi pokok ide atau main idea, kosakata (sinonim/antonim), rincian informasi, kesimpulan, reference (penyamaan objek contoh what does “it” refer to?), dan pengecualian (cth. berikut ini yang tidak benar berdasarkan teks kecuali…). Jawaban ada dalam teks sehingga peserta bertumpu pada teks bacaan bukan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Tips mengerjakan reading comprehension 1) Jangan membaca teks dari awal hingga akhir, 2) Membaca soal terlebih dahulu, 3) temukan keyword pertanyaan untuk mulai membaca teks, 4) ide pokok/topik bacaan biasa tersaji di kalimat pertama, 5) kerjakan soal-soal paling mudah dahulu seperti reference, kosakata, dan main idea.

Cara Menghitung Skor TOEFL

Total soal TOEFL ITP berjumlah 140 butir dengan total waktu pengerjaan 115 menit. Setiap bagian memiliki jangkauan skor sebagai berikut:

  1. Bagian listening 31-68.
  2. Bagian structure and written expression 31-68.
  3. Bagian Reading comprehension 31-67

Cara menghitung skor TOEFL ITP adalah sebagai berikut:

  • Hitung jumlah jawaban benar di setiap bagian
  • konversikan jumlah tersebut pada tabel konversi nilai TOEFL ITP
  • Jumlahkan nilai hasil konversi
  • kalikan 10, bagi 3
Nilai benarListeningStructure & written expressionReading
242021
1252022
2262123
3272223
4282324
5292525
6302626
7312727
8322928
9323128
10333329
11353530
12373631
13383732
14393834
15414035
16414036
17424137
18434238
19444339
20454440
21454541
22464642
23474743
24474843
25484944
26485045
27495146
28495246
29505347
30515448
31515548
32525649
33525750
34535851
35546052
36546152
37556353
38566554
39576754
40576855
415856
425957
436058
446159
456260
466361
476563
486665
496766
506867
table konversi nilai TOEFL ITP

Simulasi: Jawaban benar bagian listening 32, structure 38, reading 40. Kita konversikan menjadi:
Listening :52
Structure :65
Reading :55

Total : 172 kalikan 10 = 1720 kemudian 1720 bagi 3 = 573
Jadi skor TOEFL -nya adalah 573.

Level Kemampuan Bahasa Inggris berdasarkan TOEFL

Skor TOEFL ITP paling rendah adalah 310 dan paling tinggi 677. Pembagian level kecakapan bahasa Inggris sesuai dengan skor TOEFL adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat Elementary (dasar) 310-420
  2. Tingkat Low Intermediate (menengah bawah): 420 – 480.
  3. Tingkat High Intermediate (menengah atas) : 480 – 520.
  4. Tingkat Advanced (Mahir) : 525 – 677.

Penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia

Perlu diingat bahwa TOEFL ITP adalah suatu produk pengujian yang dikeluarkan oleh ETS sehingga penyelenggaraannya pun hanya dilakukan oleh lembaga-lembaga yang bekerjasama dengan ETS. Selain itu, mereka juga sudah memberikan jadwal tersendiri bagi lembaga-lembaga tersebut dalam menyelenggarakan tes dengan kuota terbatas. Setelah mengecek jadwal, peserta harus mendaftar satu minggu sebelum jadwal tes yang dipilih.

Penyelenggara TOEFL biasanya merupakan lembaga-lembaga besar dan berada di kota-kota besar. Misalnya, untuk daerah Bandung TOEFL ITP tersedia di Balai Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UPT Bahasa Institut Teknologi Bandung (ITB), Pusat Bahasa UNPAD, EF Bandung, LAC Telkom University, dan BLCI Bandung. Biaya pendaftaran TOEFL ITP sekitar Rp750.000,00, tergantung dari lembaga penyelenggara.

Share :

Baca Juga

tempat bimbel di Garut

Berita

Daftar Tempat Bimbel di Garut
pppk dan pns

Berita

Apa Perbedaan PPPK dan PNS?
guru les privat bahasa inggris di Garut

Bahasa Inggris

Guru Les Privat Bahasa Inggris di Garut
kumpulan soal cpns

Berita

Kumpulan Soal CPNS beserta Jawaban Lengkap
efl curriculum

Berita

Selecting Contents of EFL Curriculum
taksonomi bloom

Berita

Kelemaham taksonomi Bloom
perbedaan jurusan sastra dan pendidikan

Berita

Perbedaan Jurusan Sastra dan Pendidikan Bahasa
universitas terbaik di indonesia

Berita

5 Universitas Terbaik di Indonesia 2020