Home / Sains

Minggu, 12 September 2021 - 05:43 WIB

Sistem Gerak pada Hewan dan Tumbuhan

Sistem gerak pada hewan dan tumbuhan terbagi berdasarkan jenis dan tempat mereka tinggal. Misalnya, terdapat tiga macam sistem gerak pada hewan sesuai tempat mereka tinggal yaitu gerakan hewan di air, darat, dan udara.

Gerak hewan dalam air

Hewan yang hidup di air dapat melayang-layang di dalam air dengan menggunakan sedikit energi karena adanya gaya angkat oleh air.

Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk torpedo (streamline), bentuk tubuh ini memungkinkan tubuh meliuk dari sisi ke sisi dan mengurangi hambatan ketika bergerak.

Tubuh ikan dilengkapi otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong ekor dan sirip ikan di dalam air. Juga ada sirip tambahan untuk menjaga keseimbangan.

Ikan memiliki gelembung renang yang dapat mengeluarkan gas untuk mengatur gerakan naik turun.

Gerak hewan di udara

Gravitasi merupakan masalah utama ynag dihadapi oleh hewan-hewan yang terbang di udara. Tubuh hewan haruslah memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi tersebut.

Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat adalah dengan menggunakan sayap. Sayap burung tersusun atas kerangka yang kuat dan ringan, serta otot yang kuat.

Sayap burung memiliki bentuk yang melengkung sehingga udara yang mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat dibanding bagian bawahnya. Hal ini menghasilkan gaya angkat dan gaya dorong yang efektif untuk pergerakan burung.

Gerak hewan di darat

Hewan yang hidup di darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Hal ini diperlukan untuk mengatasi inersia dan untuk menyimpan energi pegas untuk melakukan berbagai aktivitas.

Baca juga:  Manfaat Energi Matahari bagi Kehidupan

Inersia adalah kemampuan makhluk hidup untuk mempertahankan bentuk atau keadaannya, baik itu menolak diam ataupun menolak bergerak.

Misalnya gajah dan kerbau memiliki massa tubuh yang sangat besar, namun perbedaan struktur tulang serta kekuatan otot gajah dan kerbau membuat gajah mampu melakukan gerakan yang lebih lincah dari kerbau.

Kijang dan harimau memiliki bentuk kaki yang lebih ramping sehingga hewan tersebut lebih sering melompat ke udara dan meluncur di udara pada saat berlari.


Berbeda dengan hewan, sistem gerak tumbuhan secara umum terbagi menjadi tiga gerakan berdasarkan rangsangan yang didapatkan.

Gerak endonom

Gerakan yang terjadi akibat rangsangan yang berasal dari dalam sel atau tubuh tumbuhan, dan terjadi secara spontan. Contoh gerak endonom yaitu gerak gerak aliran sitoplasma dalam sel pada tumbuhan Hydrilla verticillata.

Gerak higroskopis

Gerakan yang terjadi karena adanya perubahan kadar air pada tumbuhan. Contohnya yaitu membukanya buah polong-polongan, serta membukanya dinding sporangium pada tumbuhan paku.

Gerak esionom

Gerakan tumbuhan yang disebabkan adanya rangsangan dari luar tubuh tumbuhan. Gerak esionom ini dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis dan gerak nasti.

Gerak tropisme, yaitu gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang dari luar. Adapun jenis-jenis gerak tropisme diantaranya :

  1. Gerak Fototropisme, gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Tumbuhan yang arah geraknya mendekati sumber cahaya disebut fototropisme positif, sedangkan yang menjauhi cahaya disebut fototropisme negatif.
  2. Gerak Geotropisme, gerak tropisme dipengaruhi gravitasi bumi. Contohnya gerak akar menuju pusat bumi disebut geotropism positif, sedangkan gerak batang menjauhi pusat bumi disebut geotropism negatif.
  3. Gerak Hidrotropisme, gerak tropisme yang dipengaruhi oleh sumber air. Contohnya pertumbuhan akar menuju sumber air.
  4. Gerak tigmotropisme, gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsang sentuhan. Contohnya gerak melilitnya sulur tumbuhan pada tempat rambatannya.
  5. Gerak Kemotropism, gerak tropisme yang dipengaruhi oleh zat kimia. Contohnya gerakan buluh serbuk sari menuju sel telur pada putik.
Baca juga:  Pemanfaatan Sumber Daya Alam secara Bijaksana

Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu, misalnya pada Euglena viridis.

  1. Pergerakan Euglena viridis yang bergerak mendekati sumber cahaya karena memiliki alat gerak berupa flagella dan reseptor cahaya. Gerak taksis yang dipengaruhi oleh cahaya disebut gerak fototaksis.
  2. Gerak kemotaksis adalah gerak taksis tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa zat kimia. Contohnya gerakan spermatozoid tumbuhan lumut dan paku.

Gerak nasti adalah gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Adapun jenis-jenis gerak nasti diantaranya:

  1. Gerak seismonasti, yaitu gerak nasti yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan. Contohnya gerak daun putri malu
  2. Gerak niktinasti, pergerakan tumbuhan akibat adanya rangsangan berupa kondisi siang hari dan malam hari. Contohnya gerak pada tumbuhan bunga merak dan daun tumbuhan lamtoro.
  3. Gerak fotonasti, yaitu gerak nasti pada tumbuhan yang disebabkan adanya rangsangan berupa cahaya. Contohnya mekarnya bunga pukul empat pada sore hari.
  4. Gerak termonasti, yaitu gerak nasti tumbuhan dipengaruhi oleh rangsangan berupa suhu. Contohnya gerak mekarnya bunga tulip pada musim semi.

Share :

Baca Juga

manfaat energi matahari

Sains

Manfaat Energi Matahari bagi Kehidupan
pemanfaatan sumber daya alam

Sains

Pemanfaatan Sumber Daya Alam secara Bijaksana