Home / Kuliah

Rabu, 26 Januari 2022 - 08:43 WIB

Perbedaan Skripsi dan Tesis

Perbedaan skripsi dan tesis terletak dari konten yang termuat walaupun keduanya memang sama-sama berupa laporan penelitian. Selain skripsi dan tesis, ada pula laporan penelitian lain seperti disertasi dan artikel penelitian. Nah, perbedaan dari semua jenis laporan penelitian tersebut terletak dari fokus tulisan dan jenjang akademik.

Skripsi merupakan laporan penelitian bagi para mahasiswa di jenjang S1. Fokus utama dari skripsi adalah menjelaskan fenomena dari sudut “what” dan “how”, atau bahkan “what” saja sudah cukup. Dengan demikian, skripsi pada umumnya lebih pendek dari pada tesis, yakni kurang dari 20.000 kata.

Biasanya sidang skripsi lebih fokus pada pertanyaan “apa”, contoh apa tujuan dari penelitian ini dan apa penemuannya? apa teori yang bisa mendukung fenomena yang terjadi? apa tindakan …? Namun, tentu pertanyaan akan terus berkembang dengan “bagaimana” dan “kenapa”.

Baca juga:  Daftar Tempat Bimbel di Garut

Tesis merupakan laporan penelitian bagi para mahasiswa di jenjang S2. Fokus utama dari tesis adalah menjelaskan “how” dan “why”. Para penguji telah menganggap mahasiswa S2 sudah seharusnya mengetahui persoalan “apa”. Mahasiswa dituntut untuk menjelaskan dan membentuk argumen atas temuan pada penelitiannya.

Maka fokus pertanyaan pada sidang tesis biasanya berupa pertanyaan “mengapa”, contohnya mengapa Anda berpendapat bahwa…? berdasarkan apa kesimpulan ini ditarik…?

Perbedaan skripsi dan tesis yang mencolok adalah pada bagian diskusi. Tesis memiliki penjabaran lebih mendalam terhadap temuan-temuannya. Lantas bagaimana dengan skripsi yang tebal? Apakah bisa dikatakan tesis juga?

Perlu diingat bahwa kategori laporan penelitian bukan hanya terletak dari panjang-pendek sebuah tulisan, tetapi juga fokus penulisan serta jenjang pendidikannya. Kadang, tesis pun masih terlihat seperti skripsi atau mungkin sebaliknya. Sehingga dalam bidang akademik, ada bimbingan dan arahan dari para dosen dalam menulis laporan penelitian agar isi tulisan sesuai dengan judul dan tujuan.

Baca juga:  Institut Pendidikan Indonesia (IPI) - Garut

Disertasi tentu memiliki konten yang lebih panjang dan pembahasan temuan yang lebih mendalam dari tesis, apalagi skripsi. Panjang tulisannya pun bisa mencapai 80.000 kata.

Beberapa waktu kemarin, terdengar wacana Kementerian Pendidikan yang akan menghapuskan skripsi sebagai tugas akhir bagi mahasiswa S1 dan merubahnya menjadi jurnal artikel penelitian. Nah, artikel penelitian merupakan bentuk tulisan ilmiah yang paling ringkas. Bisa berupa laporan penelitian atau tulisan akademik yang penting mengikuti kaidah penulisan ilmiah dimana pendapat atau temuan selalu didukung oleh teori dan penelitian terdahulu.

Jurnal artikel memuat unsur-unsur penting dalam penelitian seperti pendahuluan yang berisi latar belakang, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian, diskusi, kesimpulan, rekomendasi, dan daftar pustaka.

Share :

Baca Juga

universitas garut

Kuliah

Universitas Garut (UNIGA): Jurusan dan Prodi
tes seleksi tni

Dinas

Pengalaman Tes Seleksi TNI AD Bintara
perbedaan jurusan sastra dan pendidikan

Berita

Perbedaan Jurusan Sastra dan Pendidikan Bahasa
sekolah kedinasan

Dinas

Daftar Sekolah Kedinasan di Indonesia
universitas terbaik di indonesia

Berita

5 Universitas Terbaik di Indonesia 2020
PMB pascasarjana UPI

Berita

Mau Melanjutkan Kuliah ke Pascasarjana UPI? Baca Dulu
materi twk cpns

Berita

Rangkuman Materi TWK CPNS
s2 hukum unpad

Kuliah

Informasi S2 Hukum UNPAD