Home / Berita / Kuliah

Senin, 4 Januari 2021 - 17:04 WIB

Perbedaan Jurusan Sastra dan Pendidikan Bahasa

image: canva.com

image: canva.com

Sama-sama mempelajari bahasa, tapi ternyata jurusan sastra dan pendidikan memiliki beberapa perbedaan mendasar. Kita perlu mengetahui perbedaan kedua jurusan terlebih dahulu untuk menghindari penyesalan saat berkuliah nanti.

Kita bisa melihat perbedaan jurusan sastra dan bahasa dari gelar yang diperoleh, mata kuliah keahlian/profesi, dan ekspektasi karir.

Gelar sarjana sastra dan pendidikan bahasa

Gelar lulusan program studi sastra memiliki dua jenis tergantung fakultas yang menaunginya. Apabila program tersebut dinaungi oleh fakultas ilmu budaya, maka gelar yang diberikan adalah S.Sos, sarjana sosial. Jika program itu dinaungi oleh fakultas bahasa dan sastra, maka gelarnya adalah S.S, sarjana sastra.

Berbeda dengan sastra, lulusan jurusan pendidikan akan memperoleh gelar S.Pd, yaitu sarjana pendidikan. Semua lulusan pendidikan di Indonesia mendapatkan gelar yang sama terlepas dari bahasa yang dipelajari, baik itu bahasa Indonesia, bahasa daerah maupun bahasa asing.

Baca juga:  Daftar Sekolah Kedinasan di Indonesia

Mata kuliah jurusan sastra dan pendidikan

Perbedaan mata kuliah berkaitan dengan subjek yang dipelajari. Jurusan sastra memiliki subjek yang berhubungan dengan bahasa sebagai hasil karya manusia, baik itu pada level kalimat maupun teks.

Oleh karena itu, mata kuliah keahlian sastra fokus pada bidang ilmu bahasa atau linguistik beserta turunannya, seperti phonology, fragmatik, semantik, discourse analysis, filologi dll. Lebih jauh lagi, bidang ini mengaitkan bahasa dengan budaya.

Jurusan pendidikan berkaitan dengan bagaimana seseorang bisa memperoleh atau menguasai suatu bahasa lewat pembelajaran. Maka, mata kuliah keahlian jurusan pendidikan akan berkaitan dengan teori pembelajaran dan pengajaran bahasa seperti course development/design, language teaching, languange testing, dll.

Kemampuan dan elemen bahasa seperti membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, kosakata sama-sama diberikan di kedua jurusan.

Baca juga:  Selecting Contents of EFL Curriculum

Ekspektasi karir

Ekspektasi karir berhubungan dengan area pekerjaan yang siswa dapatkan setelah menyelesaikan perkuliahan. Jurusan sastra memiliki area pekerjaan di bidang penerjemahan/interpreter atau tulis menulis. Sedangkan jurusan pendidikan berkonsentrasi pada pengajaran dan pendidikan sekolah.

Walaupun demikian, kenyataannya lulusan kedua jurusan bisa bertukar karir karena setiap posisi pekerjaan memiliki kualifikasinya masing-masing. Seorang lulusan sastra bisa saja berkarir menjadi guru sekolah dan sebaliknya jurusan pendidikan bisa menjadi seorang penerjemah profesional.

Pilihan jurusan kembali pada kebutuhan dan ketertarikan masing-masing. Jika tertarik untuk mempelajari bahasanya saja tanpa harus bersinggungan dengan anak-anak, maka bisa memilih jurusan sastra. Namun, jika ingin menekuni karir sebagai pengajar, maka jurusan pendidikan akan lebih tepat.

Share :

Baca Juga

universitas garut

Kuliah

Universitas Garut (UNIGA): Jurusan dan Prodi
guru les privat bahasa inggris di Garut

Bahasa Inggris

Guru Les Privat Bahasa Inggris di Garut
PMB pascasarjana UPI

Kuliah

Informasi PMB Pascasarjana UPI
perbedaan skripsi dan tesis

Kuliah

Perbedaan Skripsi dan Tesis
tes seleksi tni

Dinas

Pengalaman Tes Seleksi TNI AD Bintara
tempat wisata edukatif

Berita

Tempat Wisata Edukatif di Garut
materi twk cpns

Berita

Rangkuman Materi TWK CPNS
sejarah internet

Berita

Sejarah Internet dan Perkembangannya di Indonesia