Home / Bahasa / Bahasa Inggris

Rabu, 24 Maret 2021 - 07:20 WIB

If Conditional Sentences: Tipe 0, 1, 2, dan 3

If conditional sentences merupakan kalimat-kalimat pengandaian dimana situasi yang diceritakan tidak benar-benar terjadi saat ini. Bisa berupa kemungkinan, ekspektasi atau asumsi semata. Maknanya adalah jika X terjadi maka Y terjadi. Dengan kata lain, if conditional juga bisa menerangkan konsekuensi dari suatu kejadian.

Secara umum terdapat empat jenis kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris. Untuk memudahkan dalam mengingat, biasanya kita menyebut kalimat-kalimat tersebut dengan if conditional tipe 0, 1, 2 dan 3.

Materi dan penjelasan yang admin sajikan terbatas untuk tingkat anak sekolah sehingga masih berupa penjabaran umum yang biasa disampaikan di sekolah. Berikut penjelasan untuk setiap tipe kalimat.

If conditional tipe 0

Kalimat tipe 0 mendeskripsikan suatu konsekuensi yang selalu atau pasti terjadi akibat situasi tertentu. Artikel akademik atau sains yang menceritakan fakta ilmiah biasanya menggunakan if conditional tipe 0. Contoh:

“Air mendidih jika kita panaskan” hal ini merupakan fakta ilmiah yang nyata dan benar. Oleh karena itu, kita pakai bentuk conditional tipe 0.

Tense yang digunakan adalah present simple artinya selalu menggunakan kata kerja bentuk pertama (verb 1).

Present simple
Subjek + verb 1
Present simple
Subjek + verb 1
If we press the switch,the light comes on.
The water boilsif we heat it.

Kedua klausa bisa saling bertukar tempat:
The light comes on if we press the switch.
If we heat it, the water boils.

If conditional tipe 1

Pada tipe 1, kalimatnya memiliki makna bahwa sesuatu mungkin saja terjadi sebagai akibat atau konsekuensi kejadian lain. Jika X terjadi maka Y terjadi. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kejadian yang diceritakan harus berupa kejadian lumrah yang umumnya terjadi.

Contoh, “Jika kamu pergi, saya akan marah.” Jika A pergi, maka B marah. Situasi ini juga mungkin saja terjadi di keseharian. Maka, kalimat tersebut memenuhi syarat if conditional tipe 1.

Karena bermakna “kemungkinan” maka tense kalimatnya adalah present simple (verb 1) dan will future.

present simple
Subjek + verb 1
will future
Subjek + will
if you leave nowI will be angry
If we do not go nowwe will miss the train

I will be angry if you leave now.
If we do not go now, we will miss the train.

Baca juga:  Teks Bahasa Inggris SMP Kelas VII

If conditional tipe 2

Kalimat pengandaian tipe 2 merupakan kalimat pengandaian yang sesungguhnya. Jadi, konteksnya adalah si pembicara sedang mengandaikan sesuatu yang memang tidak benar-benar sedang terjadi (berkebalikan dengan kenyataan).

Contoh, Andi saat ini ingin sekali membeli hp baru, tetapi dia tidak memiliki uang yang cukup. Kemudian dia berandai-andai, “jika saja aku punya uang banyak, aku akan beli hp baru.”

Contoh lain, terkadang seseorang bertanya tentang apa yang akan kamu lakukan jika suatu hal terjadi, “Apa yang akan kamu lakukan jika ada anak yang menangis?”. Dalam konteks ini, tidak ada anak yang benar-benar sedang menangis. Si pembicara hanya iseng bertanya saja.

Karena menceritakan hal yang tidak sedang terjadi, maka tense kalimatnya menggunakan past simple (verb 2) dan would future.

past simple
Subjek + verb 2
would future
Subjek + would
If I had moneyI would buy a new phone
If a child next to you suddenly criedWhat would you do?

If I had money, I would buy a new phone.
What would you do If a child next to you suddenly cried?
If a child next to me suddenly cried, I would comfort him.

Catatan: ‘be’ dalam if conditional tipe 2 hanya menggunakan ‘were’ untuk kalimat past simple-nya. Jadi tidak akan ada penggunaan ‘am, are, is, was’. Contoh:

If she were kind, her friends would be around her.
Jika dia baik hati, teman-temannya akan ada di sampingnya.

If conditional tipe 3

Pengandaian tipe 3 mendeskripsikan hal yang mungkin saja terjadi jika masa lalu dirubah. Dengan kata lain, tipe 3 bisa juga menceritakan sebuah penyesalan dan berharap kejadian berubah seperti keinginan si pembicara.

Contoh, Barbara menceritakan suatu rahasia pada Gina, tapi Gina memberitahukan hal itu pada orang lain. Kemudian Barbara merasa menyesal, “seandainya aku tidak bercerita pada Gina, rahasiaku akan aman-aman saja.”

Karena berakar dari kejadian yang sudah berlalu, maka tense if conditional tipe 3 adalah past perfect dan would have (future perfect). Ingat! aspek perfect selalu menggunakan kata kerja bentuk ke-3 (verb 3).

past perfect
Subjek + had + verb 3
would have
Subjek + would have + verb 3
If I had not told Ginamy secrets would have remained a secret.
If the Indonesian team had competedthey would have won the men's double
Baca juga:  Contoh Teks Naratif untuk SD Kelas 6

If I had not told Gina, my secrets would have remained a secret.
If the Indonesian team had competed in All England 2021, they would have won the men’s double.

Soal Latihan

Dengan memahami konteks, tentukan apakah kalimat-kalimat berikut termasuk ke dalam conditional tipe 0, 1, 2, atau 3.

  1. Jika kamu mendidihkan air, air akan menguap.
  2. Jika orang-orang mendaur ulang kertas, perusahaan kertas mungkin tidak akan menebang banyak pohon.
  3. Seandainya saya menjadi kamu, saya akan menerima pekerjaan itu.
  4. Jika kita berjalan atau bersepeda ke sekolah, kita mungkin tidak akan menghabiskan banyak bensin.
  5. Jika saja Amerika Serikat tidak membom Jepang, mereka tidak akan memenangkan perangnya.
  6. Semua manusia akan mati jika bumi berhenti berputar tiba-tiba.
  7. Ketika matahari terbenam, kelelawar aktif mencari makan.
  8. Seandainya saja dulu saya ambil program farmasi, mungkin saat ini saya akan menjadi apoteker.

Jawaban

  1. tipe 0, karena berupa fakta ilmiah.
    If you boil water, it turns into steam.
  2. tipe 1, karena berupa opini pembicara mengenai suatu kemungkinan.
    If people recycle papers, the companies will not cut down so many trees.
  3. tipe 2, karena berupa pengandaian atau sesuatu yang tidak bisa terjadi saat ini. Seseorang tidak mungkin berubah menjadi orang lain.
    If I were you, I would accept the job.
  4. tipe 1, berupa opini si pembicara tentang kemungkinan yang akan terjadi.
    If we walk or cycle to the school, we will not waste much gas.
  5. tipe 3, berupa pengandaian atas kejadian di masa lalu. Fakta sejarahnya adalah Amerika membom Jepang dan mereka memenangkan perang.
    If the USA had not nuked Japan, they would not have won the war.
  6. tipe 2, pengandaian yang tidak bisa atau mustahil terjadi saat ini. Bumi belum pernah berhenti berputar dan saat ini masih berputar.
    Humans would die if the earth suddenly stopped.
  7. tipe 1, berupa fakta ilmiah.
    When the sun sets, bats actively hunt for food.
  8. tipe 3. pengandaian atas kejadian di masa lalu. Terdapat keterangan waktu ‘dulu’, maka ini berkaitan dengan penyesalan.
    If I had taken the pharmacy program, I would have been an apothecary now.

Share :

Baca Juga

soal bahasa inggris stan

Bahasa

Soal Bahasa Inggris STAN dan Pembahasan
perbedaan kawih

Bahasa

Perbedaan Kawih, Kakawihan, dan Tembang
warta bahasa sunda

Bahasa

Struktur dan Contoh Warta Bahasa Sunda
kata benda dalam bahasa inggris

Bahasa

Kata Benda dalam Bahasa Inggris: Jenis dan Arti
having atau drinking

Bahasa

Having atau Drinking? Mana yang Benar
perbedaan paribasa dan babasan

Bahasa

Paribasa dan Babasan serta artinya
contoh pidato

Bahasa

Contoh Pidato Sambutan Wali Murid
kata kerja yang membingungkan

Bahasa

Kata Kerja yang Membingungkan: Raise/Rise, Set/Sit, Lay/Lie